Ground Breaking Proyek Palapa Ring Paket Tengah

Ground Breaking Proyek Palapa Ring Paket Tengah  Ground Breaking Proyek Palapa Ring Paket Tengah Ground Breaking Proyek Palapa Ring Paket Tengah

Morotai Utara (22/11/16), Peran perusahaan BUMN sebagai pelaksana (operator) dari program – program pemerintah khususnya Kementerian. Seiring dengan program BUMN Membangun Negeri, Menteri Komunikasi dan Informatika selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) bersama anak perusahaan PT Len Industri (Persero), PT Len Telekomunikasi Indonesia (PT LTI) selaku Badan Usaha Pelaksana Proyek melaksanakan Peletakan Batu Pertama (groundbreaking) Proyek Palapa Ring Paket Tengah di jalan Dataran Tinggi, Kelurahan Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai – Maluku Utara sebagai tonggak awal dimulainya proses pembangunan proyek.

 

Melalui salah satu Anak perusahaannya, Len berkontribusi dalam pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah RI seperti proyek Palapa ring. Palapa ring merupakan program pembangunan jaringan tol informasi yaitu jaringan fiber optik baik submarine maupun inland ke wilayah kabupaten/kota yang belum tersentuh oleh operator telekomunikasi lainnya. Proyek ini akan menghubungkan 17 kota/kabupaten yang berada di Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara.

 

Provinsi Kalimantan Timur akan menjangkau kabupaten Mahakam Ulu. Provinsi Sulawesi Utara menjangkau 3 kabupaten yaitu kepulauan sangihe,kepulauan talaud dan kepulauan siau-tagulandang-biaro. Provinsi Sulawesi Tengah akan menjangkau 4 kabupaten yaitu Morowali, Kepulauan Banggai ,Banggai Laut dan Morowali Utara. Provinsi Sulawesi Tenggara nenjangkau 6 kabupaten yaitu Muna,Konawe Utara,Buton Utara,kepulauan Konawe,Muna Barat dan Buton Tengah sedangkan sisi Maluku Utara menjangkau 3 kabupaten; pulau Morotai,pulau Taliabu, dan kota Tidore. Total 17 kabupaten/kota yang menjadi target pembangunan merupakan wilayah yang dianggap tidak layak secara finansial dan berbatasan dengan negara tetangga. Proyek Palapa Ring Paket Tengah juga akan menjangkau 11 kabupaten/kota lain yang merupakan titik interkoneksi dengan jaringan tulang punggung serat optik yang telah dibangun oleh operator telekomunikasi.

 

Kabupaten pulau Morotai merupakan salah satu kawasan ekonomi khusus (KEK) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2014.Sektor bisnis yang dikembangkan di KEK Morotai mencakup industri pengolahan ikan,manufaktur,logistik dan pariwisata. Proyek Palapa Ring sebagai proyek percepatan pemerataan infrastruktur telekomunikasi dan informatika dianggap dapat menjadi gerbang pembuka masuknya investasi ke berbagai sektor.

 

Ground Breaking Proyek Palapa Ring Paket Tengah 2  Ground Breaking Proyek Palapa Ring Paket Tengah Ground Breaking Proyek Palapa Ring Paket Tengah 2

 

Acara ground breaking hari ini dilakukan oleh Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika, Irine Yosiana Putri Roba Anggota Komisi 1 DPR RI, RW Pantja Gelora Direktur Utama PT LTI yang didampingi oleh Tri Andayani Direktur Operasional 1 PT Len Industri (Persero) serta perwakilan pemerintah daerah setempat.
Groundbreaking ini menjadi awal dimulainya proses konstruksi yang akan dilakukan oleh PT LTI dalam kurun waktu 18 bulan ke depan, dengan panjang kabel yang akan digelar mencapai 2.700km dengan nilai investasi keseluruhan sebesar Rp. 1.38 triliun dengan masa konsesi selama 15 tahun.

 

Dalam sambutannya, Menteri Komunikasi dan Informatika menyatakan bahwa hadirnya Palapa Ring akan memberikan peluang bisnis baru bagi Industri Usaha Kecil Menengah (UKM) di pelosok daerah, meningkatkan pendidikan melalui fasilitas internet dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat kegiatan ekonomi digital.
Dengan terlaksananya proyek ini, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjalin kerjasama dengan badan usaha (investor) dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia yang merupakan usaha pemerintah dalam melaksanakan percepatan pelaksanaan Proyek Infrastruktur Strategis/Prioritas Nasional yang tercantum dalam Peraturan Presiden No.3 Tahun 2016. Proyek ini dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan menerapkan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment yang memberikan dampak positif bagi perusahaan termasuk meningkatkan kepercayaan investor.

 

Palapa ring akan menjadi cincin backbone yang menghubungkan dan menyatukan Indonesia melalui akses telekomunikasi. Palapa Ring akan mempermudah peran pemerintah dalam membantu masyarakat Indonesia dalam pemerataan penyediaan akses broadband di seluruh Indonesia.

 

“Kami bangga mendapat kehormatan untuk berpartisipasi dalam perjuangan menyatukan wilayah dan pulau – pulau terluar Indonesia ke dalam satu ikatan yg kuat rakyat Indonesia yaitu jaringan broadband nusantara yg disebut Palapa Ring. Dengan jaringan tersebut maka saudara kita di wilayah perbatasan dan pulau terluar seperti halnya pulau Morotai ini terkoneksi sama baiknya dengan saudara-saudara kita di kota-kota besar di pulau jawa. Len Industri hadir membangun negeri,” ucap Tri Andayani Direktur Operasional 1 PT Len Industri (Persero).

 

Salam,
Manager Komunikasi & Korporasi

Donny Gunawan