Industri Pertahanan Harus Terintegrasi dengan Industri Pendukung di Dalam Negeri – Len Tampilkan 10 Produk Pertahanan di Indo Defence 2012

Len di Indodefence 2012  Industri Pertahanan Harus Terintegrasi dengan Industri Pendukung di Dalam Negeri - Len Tampilkan 10 Produk Pertahanan di Indo Defence 2012 indodefence2012 1[/caption] Jakarta (7-10/11/2012) – Pameran Indo Defence 2012 dibuka oleh Wakil Presiden RI Boediono, Rabu (7/11). Acara yang digelar Kementerian Pertahanan ini, diselenggarakan 7-10 November 2012 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Dalam sambutannya Wapres mengutip pengalaman banyak negara lain yang sukses mengembangkan industri pertahanan akibat kerjasama yang erat dengan industri lain serta dukungan riset dan pengembangan yang kuat. Karena itu, seiring dengan diterbitkannya UU Industri Pertahanan, Wapres meminta agar cetak biru pengembangan industri pertahanan nasional diintegrasikan dengan pengembangan industri dalam negeri yang lebih luas. Sementara dalam pameran ini Len menampilkan 10 produk pertahanannya, yakni: CMS, Alkom Radio HF dan VHF, Surveillance System, Radio Base Station, LenCRYPTOSYS, LenLINK, Radar Display, LenVIS, dan Transpedo. Sebagian besar produk-produk tersebut merupakan produk baru atau upgrade/modifikasi sebagai hasil kerja keras para enjinir PT Len Industri untuk terus memajukan bisnis pertahanan Len. Desain yang futuristik serta kecanggihan software yang ditampilkan dalam pameran berhasil menarik perhatian para pengunjung yang datang. Lebih dari 500 perusahaan dari 42 negara seperti Indonesia, Singapura, Rusia, Inggris, Ceko, Jerman, Turki, Prancis, Korsel, Australia, China, Brasil, India, Portugal, Kanada, Jepang, Spanyol serta Ukraina ambil bagian dalam acara ini.