Keterbukaan Informasi Publik

Selamat Datang di Keterbukaan Informasi Publik online PT Len Industri (Persero)

 

  • Pemerintah mulai melaksanakan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) pada 1 Mei 2010. UU KIP diberlakukan setelah dua tahun disahkan oleh Presiden RI pada tanggal 30 April 2008 lalu dengan tujuan untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari penerapan Good Corporate Governance  Badan Publik.

     

    Badan publik yang dimaksud adalah lembaga negara, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, dan lainnya, serta lembaga non-pemerintah yang sebagian maupun seluruh dananya berasal dari APBN/ APBD, sumbangan masyarakat dan/atau luar negeri.

     

    UU Nomor 14 tahun 2008 menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi publik. Badan publik sebagai penyelenggara negara berkewajiban untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

     

    Badan publik berhak menolak memberikan informasi yang dikecualikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan berhak menolak memberikan informasi publik apabila tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Untuk mewujudkan pelayanan cepat, tepat dan sederhana setiap badan publik menunjuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumen (PPID).

     

    PT Len Industri (Persero) sebagai salah satu badan publik telah menetapkan Kepala Bagian Komunikasi Korporasi sebagai PPID dibawah Vice President Divisi Sekretaris Perusahaan melalui Keputusan Direktur No. 120/SKEP/DT/XI/2015.

     

    Akses Informasi Publik

    Masyarakat umum bisa mendapatkan seluruh Informasi Publik Len melalui setiap konten yang kami sajikan dalam website ini. Selain itu, jika masyarakat membutuhkan atau mengalami kendala dalam pengaksesan dapat juga melalui mekanisme lainnya.

     

    Jl. Soekarno Hatta 442, Bandung, 40254 – Jawa Barat, Indonesia
    Telp. +62-22-5202682   Fax. +62-22-5202695   Email : info@len.co.id
    http : //www.len.co.id/kip

     

    Mekanisme Permohonan Informasi keterbukaan informasi publik Keterbukaan Informasi Publik Mekanisme Permohonan Informasi1

    Mekanisme Permohonan Informasi

    Mekanisme Permohonan Informasi

    1. Pemohon Informasi publik mengajukan permintaan informasi kepada PPID yaitu Manager Komunikasi Korporasi, baik langsung secara lisan maupun melalui surat menyurat dan email. Mengisi formulir permohonan informasi dengan melampirkan fotocopy KTP/ID pemohon
    2. PPID memberikan bukti penerimaan permohonan informasi publik kepada pemohon informasi
    3. PPID memproses permintaan pemohon informasi publik sesuai dengan formulir permohonan informasi yang telah ditandatangan oleh pemohon
    4. PPID menyerahkan informasi sesuai yang diminta oleh pemohon informasi, jika informasi termasuk  kategori yang dikecualikan, PPID menyampaikan alasan penolakannya sesuai peraturan yang berlaku
    5. Penyampaian pemberitahuan tertulis kepada Pemohon Informasi Publik, paling lambat 10 (sepuluh)  hari kerja sejak diterimanya permintaan

     

    Pengajuan Keberatan

    Pemohon Informasi Publik berhak mengajukan keberatan dalam hal ditemukannya alasan sebagai berikut :

    1. Penolakan atas permohonan informasi publik sebagaimana dimaksud dalam Ps 17 UU KIP
    2. Tidak disediakannya informasi berkala sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 UU KIP
    3. Tidak ditanggapinya permohonan informasi
    4. Permohonan informasi ditanggapi tidak sebagaimana yang diminta
    5. Tidak dipenuhinya permohonan informasi
    6. Pengenaan biaya yang tidak wajar, dan/atau
    7. Penyampaian informasi yang melebihi waktu

     

    Keberatan diajukan dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja dan ditujukan kepada atasan PPID yaitu Vice President Divisi Sekretaris Perusahaan.

    Tanggapan Atasan PPID atas keberatan Pemohon Informasi Publik diberikan paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja sejak diterimanya keberatan secara tertulis.

     

    MAKLUMAT KIP keterbukaan informasi publik Keterbukaan Informasi Publik MAKLUMAT KIP

  • Profil Perusahaan

    • Nama perusahaan : PT Len Industri (Persero)
    • Waktu Pendirian : 7 Oktober 1991
    • Kepemilikan : 100% Kepemilikan Saham oleh Pemerintah RI
    • Status Perusahaan : Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
    • Bidang Usaha : Elektronika untuk Industri dan Prasarana
    • Dasar Hukum Pendirian : (1). Peraturan Pemerintah No.16 tahun 1991, Lembaran Negara No. 22 tanggal 9 Maret 1991. (2). Peraturan Pemerintah No.52 tahun 2002 tanggal 23 September 2002. (3). Akta Notaris Janis Iskak No.10 tanggal 4 November 2002.
    • Modal Dasar : Rp 700.000.000.000 (tujuh ratus miliar rupiah) terbagi atas700.000 (tujuh ratus ribu) lembar saham
    • Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh : Rp 175.000.000.000,- (seratus tujuh puluh lima miliar rupiah) yang diambil penambahan dari saham yang masih dalam simpanan (portepel) sejumlah 129.399 (seratus dua puluh sembilan ribu tiga ratus sembilan puluh sembilan) lembar saham
    • Kantor Pusat : Jl. Soekarno Hatta 442 Bandung 40254 – Indonesia, Telp. 62-22-5202682, Fax. 62-22-5202695
    • Len Technopark : Jl. Raya Subang – Cikamurang Km 12 Cibogo, Subang 41285 – Jawa Barat
    • Website : www.len.co.id

     

    Buku Profil PT Len Industri (Persero) & Len Technpark keterbukaan informasi publik Keterbukaan Informasi Publik Compro LenTechnopark

    Download Profile Len Technopark

    Download Buku Profile PT Len Industri (Persero)

    Daftar isi : Highlights, Visi & Misi, Peran Strategis, Dewan Komisaris, Jajaran Direksi, Len Technopark, Sumber Daya Manusia, Inovasi Teknologi, Tata Kelola Perusahaan, Tanggung Jawab Sosial, Energi Terbarukan, Transportasi Perkeretaapian, Elektronika Pertahanan, Sistem Navigasi, Teknologi Informasi & Komunikasi, Fasilitas Produksi, Anak Perusahaan Len, Penghargaan

     

     

    Profil Singkat Dewan Komisaris, Direksi & Pejabat Eselon I

    Klik link berikut untuk melihat profil singkat pejabat perusahaan : Profil Singkat Dewan Komisaris, Direksi dan Eselon I

     

    Struktur Organisasi & SDM

    Klik link berikut untuk melihat : Struktur Organisasi Len & Demografi SDM

     

    Penerimaan Calon Karyawan Baru

    PT Len Industri melakukan rekrutmen secara online di alamat website : www.len.co.id/karir. Pendaftaran dan pengumuman hasil setiap tahap seleksi diumumkan di aplikasi online tersebut. Di Tahun 2016, perusahaan mengadakan rekrutmen pada bulan April – Juni.

     

    Laporan Keuangan Perusahaan

     

    Pengaduan Penyalahgunaan Wewenang Pimpinan Perusahaan (WBS)

    Selengkapnya tentang WBS Len : Whistleblowing System (WBS)

     

    Pengadaan Barang & Jasa

    Link e-Procurement Len : http://eproc.len.co.id. Link tersebut aktif secara temporary saja ketika Len mengadakan lelang, setelah dilakukan pengumuman lelang.

    Selengkapnya : Hubungan dengan Pemasok & Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa

  • Tidak Ada

  • Rencana Strategis & Rencana Kerja Perusahaan

    Rencana Strategis dan Rencana Kerja Perusahaan tidak ditampilkan karena PT Len Industri merupakan salah satu BUMN Strategis / Pertahanan.

     

    PPID Perusahaan

    PT Len Industri (Persero) sebagai salah satu badan publik telah menetapkan Kepala Bagian Komunikasi Korporasi, Drs. Donny Gunawan sebagai PPID dibawah Vice President Divisi Sekretaris Perusahaan, Dr. Syaifuddin, ST., MM. melalui Keputusan Direktur No. 120/SKEP/DT/XI/2015. Berikut adalah struktur organisasinya:

    PPID keterbukaan informasi publik Keterbukaan Informasi Publik struktur

    Laporan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (PKBL)

    Selama tahun 2015, Len menyalurkan dana sebesar Rp. 1.358.932.500,- untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

    Program Kemitraan

    Dalam melaksanakan Program Kemitraan di tahun 2015, Len telah menyalurkan dana sebesar Rp. 1.053.982.500 kepada 49 unit mitra baik di sektor industri, perdagangan, maupun jasa. PK - PKBL 2015 keterbukaan informasi publik Keterbukaan Informasi Publik PK PKBL 2015

    Bina Lingkungan

    Untuk Bina Lingkungan, Len menyalurkan dana sebesar Rp. 304.950.000,- pada tahun 2015. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah :
    • Bantuan Pendidikan & Pelatihan
    • Bantuan Prasarana Umum
    • Bantuan Sarana Ibadah
    • Pelestarian Alam
    • Bantuan Pelatihan & Promosi Mitra Binaan

     

    Download Laporan Tahunan PKBL Tahun 2015

     

    Hasil Penilaian Auditor Eksternal

    Menurut KAP Rama Wendra, laporan keuangan konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasian PT Len Industri (Persero) dan Entitas Anak tanggal 31 Desember 2015, serta kinerja keuangan dan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

     

    Laporan KAP Rama Wendra atas kepatuhan Perusahaan terhadap peraturan perundangundangan dan sistem pengendalian internal, disampaikan secara terpisah kepada manajemen Perusahaan dalam laporan kami No. AUP16/LEN/JUNJ/1896A tertanggal 25 Februari 2016 atas laporan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan laporan kepatuhan atas pengendalian intern No. AUP16/LEN/JUNJ/1896B tertanggal 25 Februari 2016.

     

    Kinerja Konsolidasian Tahun 2013-2015 (Audited)

    Key Performance Indicator (KPI) Tahun 2013-2015 (Audited)

    Tahun 2015

    Tahun 2014

    Tahun 2013

    Tahun 2015

    Tahun 2014

    Tahun 2013

    Sehat A (73) Sehat AA (83) Sehat AA (89) 95,68 91,13 92,98

     

     

    Pergantian Tahun Fiskal

    Tahun fiskal PT Len Industri saat ini adalah per 1 Januari 2016 – 31 Desember 2016

     

     

    Pergantian Akuntan Publik

    Laporan Keuangan Perusahaan Tahun 2014 dan Tahun 2015 diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Rama Wendra yang sebelumnya dilakukan oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono. KAP Rama Wendra melakukan audit laporan keuangan Len untuk tahun pertama berdasarkan Keputusan RUPS mengenai Persetujuan Laporan Tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 27 November 2014. Untuk menjamin independensi dan kualitas hasil pemeriksaan, Auditor Eksternal yang ditunjuk tidak boleh memiliki benturan kepentingan dengan Perusahaan.

     

    Mekanisme Penunjukan Auditor Eksternal dilakukan melalui seleksi oleh panitia atau tim sesuai dengan kebijakan pengadaan barang dan/atau jasa perusahaan secara lelang dengan prosedur sebagai berikut:

     

    • Tim pengadaan KAP di Perusahaan membuat Term of Reference (TOR) calon KAP dan menyampaikannya kepada Direksi
    • Direksi menyampaikan TOR calon KAP kepada Komisaris
    • Komisaris menugaskan Komite Audit untuk mengevaluasi dan menanggapi TOR calon KAP yang diajukan Direksi
    • Direksi bersama Komisaris menyetujui TOR calon KAP
    • Tim pengadaan KAP di Perusahaan melakukan proses seleksi calon KAP sesuai TOR calon KAP yang telah ditetapkan dan peraturan perundangundangan yang berlaku
    • Tim pengadaan KAP di Perusahaan melaporkan hasil seleksi calon KAP kepada Direksi
    • Direksi menyampaikan hasil seleksi calon KAP kepada Komisaris
    • Komisaris menugaskan Komite Audit untuk menilai hasil seleksi calon KAP yang disampaikan Direksi
    • Komite Audit menyampaikan hasil penilaian terhadap calon KAP kepada Komisaris
    • Berdasarkan usulan Komite Audit, Komisaris mengajukan calon KAP untuk diajukan kepada RUPS. Calon KAP diajukan oleh Komisaris kepada RUPS selambat-lambatnya pada akhir bulan Mei tahun buku berjalan

     

    Mekanisme Penetapan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

    Alur Pemilihan Calon Anggota Direksi Len

    Calon Anggota Direksi Len wajib memenuhi persyaratan kemampuan dan kepatutan serta wajib lulus fit & proper test sebelum diangkat oleh RUPS dan ditetapkan sebagai Direksi. Direksi Len telah memenuhi persyaratan kemampuan dan kepatutan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Seluruh Anggota Direksi Len juga harus memiliki integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang baik.

     

    Persyaratan Kemampuan :
    • Memiliki pengetahuan yang memadai dan relevan dengan jabatannya;
    • Memiliki pemahaman tentang peraturan perundang-undangan dibidang migas;
    • Memiliki pengalaman dibidang perbankan dan/atau bidang lainnya yang relevan dengan jabatannya.
    Persyaratan Kepatutan :
    • Memiliki akhlak dan moral yang baik;
    • Tidak pernah melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan;
    • Tidak pernah dihukum karena tindak pidana kejahatan;
    • Tidak pernah dinyatakan pailit berdasarkan keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

    keterbukaan informasi publik Keterbukaan Informasi Publik Alur Pemilihan calon anggota Direksi Len

    Persyaratan Dewan Komisaris

    Anggota Dewan Komisaris Len wajib memenuhi persyaratan kemampuan dan kepatutan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Persyaratan kemampuan mencakup memahami masalah manajemen yang berkaitan dengan fungsi salah satu manajemen, mempunyai pengetahuan yang memadai di bidang usaha Perusahaan, serta memiliki waktu yang cukup dalam menjalankan tugas.

     

    Sedangkan persyaratan kepatutan meliputi tidak pernah menjadi anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan pailit dan tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan negara dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatannya.

     

    Sebelum diangkat sebagai Komisaris, calon Komisaris harus dinyatakan lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) serta dinyatakan lulus oleh Kementerian BUMN selaku pemegang saham utama dan pengendali. Dengan demikian seluruh Komisaris Len dapat dipastikan memiliki integritas, kompetensi, reputasi dan pengalaman serta keahlian yang dibutuhkan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya masing-masing.

     

    Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

    keterbukaan informasi publik Keterbukaan Informasi Publik Remunerasi

    Penetapan remunerasi Komisaris direkomendasikan oleh Pemegang Saham dalam hal ini Kementrian BUMN dengan mengacu kepada prinsip-prinsip remunerasi PT Len Industri (Persero) dan hasil penilaian atas pencapaian target (goal setting), peraturan yang berlaku, perbandingan industri dan kinerja perseroan. Rekomendasi Kementrian BUMN di sahkan untuk mendapatkan persetujuan RUPS. Proses penetapan remunerasi Komisaris dapat diihat pada gambar di samping.

     

    Penetapan penghasilan berupa gaji/honorarium, tunjangan dan fasilitas yang bersifat tetap dilakukan dengan mempertimbangkan faktor pendapatan, aktiva, serta kondisi dan kemampuan keuangan Perseroan, serta tingkat inflasi dan faktor-faktor lain yang relevan serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang undangan. Sedangkan tunjangan dan tantiem yang bersifat variabel dilakukan dengan mempertimbangkan faktor pencapaian target.

     

    Prosedur Penetapan Remunerasi Direksi Len mengacu pada Peraturan Menteri Negara BUMN RI No:Per-04/MBU/2014 Tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dewan Komisaris telah melakukan telaah terhadap pengusulan remunerasi Direksi sebagaimana disampaikan dalam surat Dewan Komisaris Nomor 176/D.KOM/LEN/2013 tanggal 25 Maret 2013 kepada Menteri Negara BUMN dengan telah mempertimbangkan hasil penilaian kinerja Direksi (KPI) dan pencapaian tingkat kesehatan Perusahaan. Pemegang Saham menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dengan pertimbangan kewajaran, meningkatnya tuntutan dan tanggung jawab pengurusan perusahaan serta meningkatnya kebutuhan Cost of Living Adjustment (COLA).

     

    Mekanisme penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris Len dapat dilihat pada skema di bawah ini:

     keterbukaan informasi publik Keterbukaan Informasi Publik Remunerasi direksi

    Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik