KSO Len-INTI Pelaksana Proyek Persinyalan Jalur Ganda Prabumulih Kertapati

Palembang, 17 Mei 2017

 

Press Release

 

Pada hari Rabu tanggal 17 Mei 2017 , telah ditanda tangani kontrak pekerjaan berlokasi di Palembang, Sumatera Selatan antara Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Selatan Kementerian Perhubungan dengan Kontraktor KSO antara PT. Len Railway Systems yang merupakan anak perusahaan PT. Len Industri (Persero) dengan PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero). Saat ini PT.Len Industri (Persero) memiliki PT.Len Railway Systems yang merupakan salah satu anak perusahaan terbesar yang bergerak khusus di bidang perkeretaapian dan sudah ikut membantu membangun industri perkeretaapian di Indonesia, dan PT.INTI (Persero) merupakan BUMN yang bergerak di bidang Telekomunikasi dan Energi.

KSO Len-INTI Pelaksana Proyek Persinyalan Jalur Ganda Prabumulih Kertapati  KSO Len-INTI Pelaksana Proyek Persinyalan Jalur Ganda Prabumulih Kertapati WhatsApp Image 2017 05 19 at 10

Selain bertujuan memajukan perekonomian di Sumatera Selatan, PT Len Industri (Persero) yang juga mulai merambah ke proyek-proyek strategis nasional yang bersifat total system seperti APMS di Bandara Soekarno Hatta , LRT di Sumatera Selatan dan juga LRT DKI Velodrome – Kelapa gading, mencoba meningkatkan kapasitas dengan membuka kerjasama dengan bentuk Sinergi BUMN antar BUMN dan BUMN atau BUMN dengan anak perusahaan BUMN. Terbentuknya KSO PT Len Railway Systems dan PT INTI (Persero) menjadi sinergi yang akan bahu membahu untuk mengerjakan pekerjaan “Modifikasi Persinyalan Elektrik Jalur Ganda Di Stasiun Prabumulih dan Stasiun Kertapati Lintas Prabumulih – Kertapati” sehingga membantu pemerintah mensukseskan program Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang perkeretaapian.

 

Seperti yang diketahui masyarakat luas bahwa industri perkeretaapian di Indonesia saat ini sedang berkembang pesat selain sebagai angkutan penumpang masal pada umumnya namun juga sebagai angkutan bahan industri, sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya provinsi sumatera selatan yang saat ini industri batubaranya merupakan salah satu lini bisnis yang menjanjikan di kota yang memiliki makanan khas “Pempek” tersebut.
Lintas Tarahan – Kertapati salah satu fungsinya diantaranya adalah sebagai upaya mencapai target angkutan batubara 20 juta ton pertahun, dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan Double Track tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas lintas angkutan batubara. Lintas tersebut sangat vital karena terkait dengan supply batubara ke Pembangkit Listrik Terbesar PLTU Suryalaya. Selain itu Lintas Kertapati – Prabumulih tersebut merupakan salah satu lintas tersibuk untuk akomodasi angkutan penumpang yang menghubungkan antara provinsi Sumatera selatan dengan provinsi Jambi dan provinsi Lampung.

 

Diharapkan dengan Sinergi BUMN tersebut kedepannya akan ikut serta mensukseskan setiap program yang dijalankan pemerintah untuk membantu meningkatkan kapasitas nasional dalam pembangunan industri perkeretaapian.