Len Bersama BPPT, Medco, Pemerintah DIY dan UGM Lakukan Kerjasama Pengembangan PLTS dan Teknologi Energi Surya

Bali Clean Energy Forum (BCEF) 2016 PLTS Len Bersama BPPT, Medco, Pemerintah DIY dan UGM Lakukan Kerjasama Pengembangan PLTS dan Teknologi Energi Surya IMG 20160211 WA0001

Bali (11/02) – Len bersama BPPT, Medco, Pemerintah DIY dan UGM menandatangani kerjasama pengembangan PLTS dan teknologi energi surya dalam acara Bali Clean Energy Forum (BCEF) 2016 yang diresmikan hari ini oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan tema “Bridging the Gap and Promoting Global Partnership”.

 

BECF diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari instansi pemerintah, industri, ahli, organisasi internasional, akademik di bidang energi untuk duduk bersama mengakselerasi pengembangan energi ramah lingkungan atau “clean energy” di Indonesia. BCEF 2016 diselenggarakan oleh Kementerian ESDM di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Nusa Dua, Bali tanggal 11-12 Februari 2016.

 

Kesepakatan bersama ini bertujuan untuk mengadakan kerjasama dalam pengembangan energi terbarukan, terutama energi surya, dan mendorong Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Center of Excellence (COE)/Pusat Unggulan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) melalui fasilitas dan kebijakan pemerintah.

 

Center of Excellence (COE)/Pusat Unggulan ini akan melakukan pengembangan bisnis model, inovasi teknologi, feasibility studies, implementasi dan komersialisasi pembangkit listrik tenaga surya dan teknologi energi surya (project) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Penandatanganan dilakukan oleh Unggul Priyanto – Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Abraham Mose – Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Hilmi Panigoro – Direktur Utama PT Medco Inti Dinamika (Medco Group), Sri Sultan Hamengku Buwono X, Pemerintah DIY serta Dwikorawati Karnawati, Universitas Gadjah Mada yang disaksikan oleh Menteri ESDM Sudirman Said.

 

Selain itu  hari ini Len juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat tentang Investasi Infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kabupaten Sumba Barat. Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Sumba Barat, Paulus Sekayu Karugu Limu dan Direktur Utama Len, Abraham Mose.

 

Kerjasama dengan pemkab ini meliputi survey lokasi, pengumpulan data, survey kelayakan (feasibility studies), membuat Detail Engineering Design (DED) dan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum membangun infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kabupaten Sumba Barat. Dan terakhir adalah peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan PLTS.

 

Jumat besok (12/2), Len juga meneken kerjasama investasi dan proyek renewable energy dengan perusahaan asal Taiwan, Anliatec Technology Company Limited. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Teknologi & Produksi Len, Darman Mappangaran dan General Manager Analiatec, Cedric Jaeg.

Kerjasama dengan perusahaan Taiwan tsb meliputi pengembangan, pembangunan, investasi, keuangan dan fasilitas manufaktur produk renewable energy.