Len Raih Penghargaan Energi 2015

Len-Raih-Penghargaan-Energi-2015-2 penghargaan Len Raih Penghargaan Energi 2015 Len Raih Penghargaan Energi 2015 2

 

Jakarta (23/10) - PT Len Industri (Persero) sukses meraih Penghargaan Energi 2015 yang diadakan oleh Kementerian ESDM untuk penghargaan kategori Pratama (Perusahaan). Dirut Len, Abraham Mose menerima langsung penghargaan energi ini dari Menteri ESDM, Sudirman Said dalam acara Malam Penganugerahan Energi 2015 di Auditorium Binakama, Hotel Bidakara, Jakarta (22/10).

 

Menteri ESDM, Sudirman Said  dalam acara malam itu mengatakan penghargaan ini merupakan apresiasi yang diberikan oleh pemerintah kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi besar dalam usaha pengembangan dan pemanfaatan energi dengan prinsip diversifikasi dan/atau konservasi energi melalui inovasi dan pengembangan teknologi baru yang menghasilkan sebuah produk real di Indonesia.

 

Len sebagai produsen panel surya terbesar di Indonesia, dalam ajang penghargaan ini dinilai sudah berkontribusi besar dalam menyediakan produk-produk yang memanfaatkan sinar matahari.

 

Pengembangan teknologi dan industri modul surya serta aplikasinya merupakan salah satu yang secara konsisten, terus menerus dan berkesinambungan sejak tahun 1986 dilakukan oleh PT Len Industri (Persero) dengan mempertimbangan bahwa produk dan aplikasinya sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sumber energinya tidak terbatas, bahan bakunya relatif melimpah di Indonesia.

 

Len kini sedang menyelesaikan pembangunan IPP PLTS (Independent Power Producer) 5 MWp di Kupang NTT yang pertama di Indonesia, dibangun dengan metode investasi mandiri oleh Len. Hal ini sangat signifikan untuk menghemat biaya pokok penyediaan (BPP) listrik di daerah tersebut dibandingkan menggunakan pembangkit bermesin diesel (PLTD) yang berbahan bakar minyak.

 

Sidang Pleno Dewan Juri telah menetapkan 13 penerima Penghargaan Energi ini, yang terbagi dalam 4 kategori yaitu:  Pratama (perusahaan), Prakarsa Perorangan, Prakarsa Kelompok Masyarakat, dan Prabawa (instansi pemerintah).