Pengembangan Inverter di PT Len Industri (Persero)

Penulis : Ahmad Husnan Arofat, ST.
Produk Kontrol & Elektronika Daya
Divisi Pusat Teknologi & Inovasi
PT Len Industri (Persero)
Dipublikasikan : Juli 2013

 

Abstraksi

bulen12  Pengembangan Inverter di PT Len Industri (Persero) bulen12Pada era modern seperti sekarang, perkembangan kebutuhan listrik dimasyarakat meluas ke hampir semua sektor. Mulai dari rumah tangga, infrastuktur umum, perindustrian, perkantoran, transpotasi, bahkan sampai pertokoan. Peningkatan kebutuhan listrik harus diimbangi oleh peningkatan sumber daya listrik, selain itu peningkatan efisiensi pada beban juga dapat membantu efektifitas penggunaan listrik itu sendiri. Dalam hal ini inverter sebagai salah satu perangkat elektronika daya memiliki peran penting dalam dua hal tersebut. Pertama sebagai penyedia sumber daya listrik, inverter mampu berperan dalam mengkonversi tenaga listrik yang berasal dari sumber dayaenergi terbarukan menjadi listrik yang dapat digunakan oleh pengguna akhir. Yang kedua, inverter juga banyak dimanfaatkan dalam perangkat-perangkat kelistrikan untuk mengoptimalkan efisiensi kerja perangkat tersebut, sehigga pemanfaatan sumber daya listrik bisa lebih dioptimalkan. Dalam tulisan ini penulis akan mengetengahkan pengetahuan dasar mengenai inverter dan juga pogres pengembangan inverter, khususnya Bidirectional Inverter yang telah dicapai oleh Team Elektronika Daya Divisi Pustekin PT Len Industri.

 

Kata kunci : Inverter, Elektronika daya, sumber daya energi terbarukan, Bi-directional Inverter

 

Pendahuluan

Beberapa waktu yang lalu kata inverter mungkin masih awam ditelinga masyarakat. Akan tetapi, dengan seiringnya waktu, kata inverter mulai lazim dan sering terdengar. Ditandai dengan sering munculnya kata Inverter dalam iklan beberapa produk peralatan listrik rumah tangga dilayar kaca, seperti AC Inverter, kulkas inverter dan lain sebagainya. Dalam iklan-iklan tersebut disebutkan bahwa dengan menggunakan inverter maka akan didapati penghematan daya listrik yang signifikan dibandingkan dengan produk sebelumnya yang masih menggunakan sistem konvensional.

 

Sedangkan dalam dunia industri, Inverter telah lama digunakan untuk berbagai aplikasi, seperti penggerak motor conveyor, penggerak motor kompressor, sebagai UPS dan masih banyak lagi. Untuk bidang transportasi masal, inverter dimanfaatkan sebagai sistem propulsi atau penggerak utama kereta listrik menggantikan teknologi Rheostatic yang sudah kuno dan boros energi, selain itu Static inverter juga digunakan untuk mencatu perangkat-perangkat listrik menggantikan motor-generator set sehingga mempermudah perawatan karena tidak adanya komponen bergerak didalam inverter. Dalam dunia sumber daya energi terbarukan, inverter menduduki posisi penting dalam menjembatani keberadaan energi listrik dari sumber daya terbarukan dengan pengguna akhir. Karena pada umumnya energi listrik dari sumber daya terbarukan tidak dapat dimanfaatkan secara langsung oleh pengguna akhir. Sebagai contoh, Energi listrik yang dihasilkan oleh sel surya yang merupakan tegangan searah (DC) tidak dapat langsung didistribusikan dan digunakan oleh beban pengguna akhir yang umumnya memiliki spesifikasi tegangan masukan bolak-balik (AC). Contoh lainnya adalah sumber listrik tenaga angin, keberadaan angin yang tidak kontinyu dapat mengganggu keberadaan listrik di jaringan, oleh karena itu dibutuhkan penanganan khusus agar sumber energi ini dapat dimanfaatkan, misal disimpan dulu ke sistem penyimpanan energi seperti batere, baru kemudian dari batere dikonversi oleh inverter dialirkan kejaringan.

 

Melihat begitu besarnya potensi inverter dalam pembangunan di berbagai bidang, sedangkan pemenuhan kebutuhan inverter lebih dari 95% merupakan impor dari luar negeri. Maka dalam hal ini PT Len Industri merasa perlu untuk melakukan rancang bangun dalam bidang inverter ini. Dengan memiliki produk inverter sendiri akan memiliki beberapa manfaat bagi PT Len Industri, yaitu untuk menurunkan nilai HPP per proyek, selain itu yang lebih penting adalah untuk dapat meningkatkan daya saing PT Len Industri dan anak perusahaan dalam kompetisi bisnis yang semakin ketat.

 

Artikel Pengembangan Inverter di Len selengkapnya dapat didownload di sini.

Seperti yang telah disebutkan diawal bahwa Bidirectional Inverter 15kW telah mendapatkan sertifikasi dari B2TE BPPT. Sertifikat yang dikeluarkan pada tanggal 10 Oktober 2012 dengan Nomor Sertifikat 2012109 menunjukkan bahwa Inverter yang hasil pengembangan Team Power Elektronik Divisi Pustekin PT Len Industri telah memenuhi syarat-syarat sebagai produk inverter secara umum antara lain :

 

  • Endurance test, inverter dibebani 50% beban selama minimal 5 jam tanpa ada kerusakan dan penyimpangan performa.
  • Overload test, saat itu inverter berhasil lolos uji beban berlebih sampai 140% selama 1 menit.
  • THD ouput kurang dari 4%

 

Hasil sertifikasi ini memberikan keberanian bagi kita untuk memulai produksi dan memasarkan inverter hasil pengembangan ke projek riil. Kita akan memonitor kinerja inverter dilapangan untuk masukan pengembangan lebih lanjut.

 

Melalui tulisan ini penulis telah memaparkan perihal mengenai inverter, mulai dari pengetahuan dasar, urgensi peran inverter didalam pembangunan, kemudian dilanjut dengan progres pengembangan inverter di internal PT Len Industri. Pencapaian yang telah diraih menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan dengan diperolehnya sertifikasi atas produk inverter yang dikembangkan. Tetapi bukan berarti pekerjaan telah selesai, ini merupakan awal dari perjalanan panjang PT Len Industri untuk memulai kegiatan manufaktur didunia produk elektronika daya. Masih banyak hal yang harus disiapkan sampai kita bisa menjadi pelaku di dunia manufaktur produk berbasiskan elektronika daya berkelas dunia.

 

Pencapaian ini juga memberikan semangat bagi kita untuk menyelesaikan program-program pengembangan terkait elektronika daya yang lain, seperti Down Chopper, SIV dan VVVF inverter untuk aplikasi kereta dan monorel, kemudian juga inverter untuk mobil listrik. Semoga kedepan kita mampu menyelesaikan program-program tersebut sampai tersertifikasi dan layak untuk dikomersilkan.