Holding DEFEND ID Mendorong Transformasi Industri Pertahanan Indonesia

Pemerintah Indonesia berusaha untuk meningkatkan kemampuan perekonomian Indonesia melalui BUMN, yang dilakukan melalui restrukturisasi BUMN dan dijadikan holding. Diharapkan dengan adanya restrukturisasi dapat meningkatkan competitive value pada BUMN.

 

Berdasarkan data dari situs Kementerian Keuangan Republik Indonesia, di tahun 2017 terdapat 142 BUMN, yang di tahun 2022 angkanya menurun dan hanya terdapat 91 BUMN yang tersisa karena adanya restrukturisasi menjadi holding BUMN.

 

Restrukturisasi terjadi pada PT Len Industri (Persero) yang kemudian dipercaya oleh pemerintah pusat untuk menjadi induk holding industri pertahanan, DEFEND ID. Holding ini terdiri dari 5 perusahaan, yaitu PT Len Industri (Persero), PT Dahana, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, dan PT PAL Indonesia.

 

“Dengan adanya DEFEND ID diharapkan bisa menjadi solusi untuk mempercepat kemandirian industri pertahanan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan Alutsista dalam negeri, baik dari segi kuantitas, sumber daya manusia maupun kualitas teknologinya,” tegas Menteri Pertahanan Prabowo yang hadir dalam peluncuran holding DEFEND ID.

 

Selain itu setiap anggota holding DEFEND ID berkomitmen untuk meningkatkan nilai TKDN. “Komitmen TKDN ini menjadi keharusan bagi setiap anggota holding. Ini menjadi langkah konkret dalam membangun kemandirian industri pertahanan kita ke depan.” ujar Erick Thohir, Menteri Kementerian BUMN.

 

Pendirian holding DEFEND ID dan komitmen untuk meningkatkan TKDN berhubungan erat dengan agenda G20 2022. Salah satu working groups membahas mengenai “Perdagangan, Investasi, dan Industri”. Kelompok yang didirikan pada tahun 2016 ini, membahas mengenai kebijakan negara G20 untuk memperkuat perdagangan dan investasi di seluruh dunia.

 

Holding DEFEND ID bukan hanya memberikan dampak ekonomi terhadap pemerintah pusat, namun DEFEND ID juga kembali kepada masyarakat Indonesia, yaitu dengan pengadaan Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh DEFEND ID adalah dengan melakukan penanaman 5.000 tanaman produktif di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Indonesia.

 

Bupati Subang H. Ruhimat menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang sedang melakukan pembangunan beberapa ruas jalan yang diharapkan dapat disertai dengan tanaman-tanaman produktif. Pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif CSR yang dilaksanakan oleh DEFEND ID.