Indonesia Memimpin WiMAX Regional

Workshop tersebut melibatkan lebih dari 30 peserta dari India, Thailand, Laos, Myanmar, Kamboja dengan dukungan sponsor dari ISOC Asia, Network Startup Resource Center (NSRC), Network The World dan lainnya.

Hari pertama dimulai debut oleh Pak Gunadi dari RISTI Telkom, dibantu Pak Tarmizi dan Pak Mursid dari LEN Bandung, serta Pak Timothy dari AG-IT.

Teman-teman di regional termasuk India tampaknya tidak pengalaman dengan WiMAX. Pak Gunadi dari RISTI Telkom harus mengajari mulai dari awal tentang WiMAX. Kehausan teman-teman di regional tampak sekali saat pak Mursid dari LEN dan Pak Timothy dari AG-IT mendemokan peralatan WiMAX versi 802.16d maupun 802.16e buatan LEN. Terus terang, saya juga kaget melihat ternyata teman-teman di LEN ternyata sudah mulai masuk ke teknologi WiMAX 802.16e.

Selasa, 13/10/2009 09:57 WIB
Onno W. Purbo – detikinet

Thailand – Tanggal 12-16 Oktober 2009, Indonesia memulai debutnya dalam memberdayakan dan memimpin WiMAX di regional melalui workshop WiMAX dan jaringan Wireless di Asian Institute of Technology (AIT) Thailand yang diselenggarakan oleh Interlab AIT bekerja sama dengan Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia.

Kedua jenis WiMAX baik fixed WiMAX 802.16d maupun mobile WiMAX 802.16e buatan LEN tampaknya dapat berjalan dengan baik. Para peserta diberi kesempatan untuk mengkonfigurasi peralatan tersebut sehingga workshop menjadi sangat menarik.

Pada kesempatan itu, juga dicoba konfigurasi WiWi atau WiFi WiMAX yang menggabungkan WiFi dengan jaringan WiMAX. Percobaan dilakukan untuk menonton film melalui jaringan WiWi dari server yang tersambung ke jaringan.

Insya Allah, tanggal 13 akan dilakukan workshop WiFi yang akan di pimpin langsung oleh Onno W. Purbo menggunakan peralatan dari Mikrotik buatan UFOAkses, Linksys dan Ubiquiti. Materi didukung oleh teman-teman dari Wireless University dimana Onno W. Purbo adalah salah satu trainernya. ( ash / ash )

Artikel asli : www.detikinet.com

 

Source :Hukum & Humas Len