KUNJUNGAN INDUSTRI

Prosedur dan Tata Cara Pengajuan Kunjungan Industri

Instansi terkait mengirim surat permohonan kunjungan industri kepada PT Len Industri (Persero) via pos dan/atau email, dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Ditujukan kepada : Direksi atau VP Sekretaris Perusahaan atau Manajer Komunikasi Korporasi atau Manajer Sumber Daya Manusia
  • Isi surat menyertakan :
    • Tujuan pelaksanaan kegiatan
    • Tanggal kegiatan
    • Jumlah peserta
    • Kontak personal (PIC) instansi terkait (no. telpon, email)
  • Surat dikirimkan ke alamat kantor pusat di Bandung :

PT Len Industri (Persero)
Jl. Soekarno Hatta 442, Bandung 40254
Telp. : +62-22-5202682  Fax: +62-22-5202695

Email : komunikasi.korporasi@len.co.id

 

Pihak perusahaan akan memberikan konfirmasi via telepon/email/wa/sms bahwa surat permohonan tersebut disetujui atau ditolak. Instansi terkait juga bisa menghubungi perusahaan untuk meminta konfirmasi tersebut melalui email atau telepon.

 

Surat permohonan yang disetujui, kemungkinan jadwal kunjungannya akan diatur ulang dan disesuaikan oleh perusahaan. Hal ini dilakukan agar jadwalnya tidak saling bentrok dengan kegiatan / kunjungan lainnya. Jumlah peserta kunjungan juga dibatasi sesuai dengan ketersediaan fasilitas.

 

Tata Tertib Pengunjung di Lingkungan Perusahaan

Peserta diharuskan untuk mematuhi prosedur dan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Perusahaan baik secara tertulis maupun secara lisan.

Misalnya:

  • Peserta kunjungan industri wajib memelihara ketertiban dan kebersihan lingkungan
  • Peserta kunjungan industri dilarang merokok selama mengikuti kegiatan
  • Dilarang masuk ke gedung-gedung tanpa ijin dari pihak perusahaan
  • Dilarang mengeluarkan suara keras selama di lingkungan perusahaan
  • Wajib bersikap, berperilaku, dan berpakaian yang pantas dan sopan sesuai ketentuan yang berlaku
  • Peserta yang berkunjung ke unit / fasilitas tertentu yang karena sifat pekerjaannya memerlukan pakaian atau perlengkapan khusus, wajib memakai pakaian atau perlengkapan yang ditentukan.
  • Peserta kunjungan tidak diperbolehkan melakukan pemotretan tanpa seijin perusahaan pada kawasan tertentu dan/atau obyek tertentu.
  • Peserta kunjungan dilarang membawa barang milik perusahaan (misalnya: mesin, peralatan dan kekayaan lainnya) tanpa seijin pimpinan