Len Industri Raih Penghargaan Inovasi & Teknologi Anugerah BUMN 2021

BANDUNG (9/04/21) – PT Len Industri (Persero) meraih penghargaan Anugerah BUMN 2021 Kategori Inovasi dan Teknologi Terbaik I. Penghargaan diterima oleh Direktur Utama, Bobby Rasyidin pada malam Anugerah BUMN 2021yang diselenggarakan di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta (08/04).

 

Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Bobby Rasyidin dalam keterangan resminya mengatakan, “Penghargaan ini adalah apresiasi terhadap perseroan atas segala dedikasi dan kerja keras seluruh insan Len Industri. Anugerah BUMN 2021 semoga tidak membuat kami cepat puas, justru bisa semakin memberi keyakinan dan motivasi menumbuhkan strategi, transformasi, dan inovasi yang semakin mendongkrak kinerja perusahaan. Terlebih di masa pandemi ini.”

Len Industri Raih Penghargaan Inovasi & Teknologi Anugerah BUMN 2021

Anugerah BUMN 2021 diselenggarakan BUMN Track bekerjasama dengan PPM Manajemen dan didukung para tokoh dewan juri dari beragam profesi yang dikenal luas kredibilitas dan kompetensinya, serta diperkuat dengan kualitas tim riset dan penilaian, menjadikan ajang Anugerah BUMN memiliki bobot dan integritas yang teruji dalam menseleksi 122 peserta BUMN dan anak perusahaan BUMN.

 

“Dalam kondisi pandemi yang berat di sepanjang tahun 2020-2021, PT Len Industri masih dapat mendeliver teknologi yang dikembangkan ke dalam industri pertahanan, perkeretaapian, maupun energi, seperti Control Center SiLVue OCC Manggarai, CBTC Skytrain Bandara Soekarno Hatta, Ground Control System Drone MALE, Reverse Engineering Rudal, hingga PLTS Atap. Efisiensi biaya, fokus bisnis inti, dan holdingisasi BUMN Industri Pertahanan menjadi agenda besar transformasi PT Len Industri di tahun 2020-2021 ini,” timpal Bobby.

 

CEO BUMN Track SH Sutarto mengatakan, Anugerah BUMN 2021 tahun ke-10 yang mengusung tema “Strategi dan Transformasi di Masa Pandemi” merupakan ajang untuk mengapresiasi kontribusi BUMN yang telah menunjukkan kiprah transformasi dan strategi unggul untuk bertahan di masa pandemi.

 

Ketua Dewan Juri sekaligus mantan Menteri BUMN Tanri Abeng menjelaskan, “Pada penilaian Anugerah BUMN 2021, dewan juri tidak hanya melihat dari sisi pertumbuhan perusahaan tapi juga pada sisi ketahanan, khususnya di masa pandemi Covid-19. Kami juga mengamati corporate governance-nya agar lebih komprehensif, sehingga kali ini diputuskan untuk menilai pemenang The Best di masing-masing kategori.”

 

Dewan juri antara lain adalah para tokoh maupun pengamat BUMN dari BUMN Track, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Boston Consulting Group Indonesia, Sekolah Tinggi Manajemen PPM melalui kriteria penilaian yang telah ditentukan.

 

Penyelenggaraan agenda tahunan ini bertujuan membangun strategi dan transformasi di masa pandemi, mendorong kepemimpinan CEO BUMN dalam memperkuat kinerja korporasi sekaligus konsolidasi SDM, serta untuk melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif demi menjaga keberlangsungan usaha di era pandemi.

 

Pada Kategori Perusahaan BUMN, penghargaan dibagi lagi menjadi Kategori Tata Kelola Perusahaan (GCG) Terbaik, Strategi Terbaik, Pengembangan Talenta & SDM Unggul Terbaik, Inovasi Bisnis Terbaik, Transformasi Organisasi Terbaik, Best of The Best. Penghargaan diberikan juga kepada CEO BUMN dan CEO Perusahaan Tbk terbaik. (**)

 

Tentang PT Len Industri (Persero)

PT Len Industri (Persero) atau Len Industri adalah perusahaan BUMN berbasis teknologi dalam bidang elektronika pertahanan, sistem transportasi, serta bisnis sektoral seperti Energi Baru Terbarukan (EBT), ICT dan Sistem Navigasi. Len Industri adalah sebuah BUMN Sub-Klaster Industri Pertahanan di bawah koordinasi Kementrian BUMN yang dibentuk dari sebuah lembaga penelitian bernama LEN (Lembaga Elektroteknika Nasional) sejak 1965 dan bertransformasi menjadi BUMN pada tahun 1991.

 

BUMN asal Kota Kembang ini telah berhasil menyediakan sistem persinyalan dalam pembangunan urban transport seperti Skytrain dan LRT di Jawa dan Sumatera, maupun Jalur Utama KA di Pulau Jawa, Sumatera, hingga Trans-Sulawesi.

 

Di bidang pertahanan, Len Industri adalah lead combat system integrator dan salah satu integrator C4ISR (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance and Reconnaissance) nasional yang telah mengembangkan Data Link Nasional di TNI.

 

Len Industri kini juga tengah ditugaskan sebagai Ketua Tim Percepatan Holding BUMN Industri Pertahanan (Len Industri, Pindad, Dirgantara Indonesia, Dahana, PAL Indonesia), dimana tahun ini dalam waktu dekat akan melakukan pembangunan Pusat Industri Radar Nasional di Len Technopark, Subang. Target pasar pertama dalam pembangunan industri radar tersebut adalah memenuhi kebutuhan Radar GCI (Ground Controlled Interception) TNI AU agar dapat mendukung tugas mengawasi semua potensi ancaman yang dapat mengancam wilayah NKRI.

(**)