PENANDATANGANAN PERJANJIAN KREDIT PT BANK MANDIRI (PERSERO), Tbk dan PT LEN INDUSTRI (PERSERO)

Bandung (13/06/2013) – PT Len Industri (Persero) atau yang lebih dikenal sebagai Len, merupakan BUMN yang bergerak dalam bisnis elektronika industri dan prasarana. Kiprah Len dalam bisnis tersebut menunjukkan perkembangan yang sangat pesat dalam dasawarsa terakhir ini, dengan tingkat pertumbuhan penjualan rata-rata dalam 5 tahun terakhir sebesar 49% per tahun.

 

Pada tahun 2012 Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar 2,3 trilyun rupiah dan perolehan laba bersihnya sebesar 67 milyar rupiah. Pencapaian pendapatan tersebut melebihi target yang ditetapkan dalam RKAP tahun 2012 sebesar 1,8 trilyun rupiah. Keberhasilan tersebut diprediksikan akan berlanjut pada tahun 2013 dengan target pendapatan RKAP sebesar 2,6 trilyun rupiah. Sampai dengan bulan Mei 2013, Perseroan telah berhasil memperoleh kontrak (contract on hand) sebesar 2,25 trilyun rupiah.

 

Pendapatan Perseroan tahun 2012-2013 tersebut ditopang oleh salah satu lini bisnis andalannya yaitu di bidang Railway Signalling yang sedang melaksanakan pembangunan paket persinyalan double track Lintas Utara Pulau Jawa sepanjang lebih dari 400 km dari Stasiun Cirebon sampai Stasiun Pasarturi Surabaya. Disamping itu, Perseroan juga sedang melaksanakan penyelesaian paket persinyalan lainnya untuk lintas Jogja – Solo, Duri – Tangerang dan Parung – Maja.

 

Dalam bidang renewable energy, Group Perseroan juga telah mendapatkan dan menyelesaikan kontrak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Kementerian ESDM maupun PT PLN (Persero) dengan baik. Demikian pula di bidang Defence Electronics terdapat peningkatan order untuk pekerjaan Alins Alongis, Combat Management System (CMS) dan Alat Komunikasi (Alkom).

 

Keberhasilan Perseroan dalam mencapai targetnya tersebut tidak terlepas dari Dukungan PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. sebagai mitra perbankan utama dalam pendanaan proyek-proyek di atas. Bank Mandiri secara konsisten memberikan pelayanan prima kepada Len dalam penyediaan dana, fasilitas dan transaksi bisnis yang didukung dengan teknologi IT serta layanan lainnya.

 

Sebagai bentuk kepercayaan Bank Mandiri pada kredibilitas bisnis yang digeluti Len, pada tanggal 14 Juni 2013 kedua belah pihak menandatangani perjanjian perpanjangan kredit senilai 850 milyar di luar plafond treasury line sebesar US$ 2,5 juta. Nilai tersebut meningkat dari plafon kredit tahun sebelumnya sebesar 750 milyar rupiah. Plafon kredit tersebut dapat digunakan untuk fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) revolving dan transaksional serta non cash loan berupa fasilitas Garansi Bank, penerbitan L/C dan Supply Chain Financing. Fasilitas kredit tersebut berlaku pula sebagai global line yang dapat digunakan oleh seluruh anak perusahaan di lingkungan Len Group.

 

Ke depan, kerjasama kredit dengan Bank Mandiri akan lebih ditingkatkan lagi dengan penyediaan fasilitas Kredit Modal Kerja Investasi (KMKI) terkait dengan inisiatif pengembangan bisnis Len pada pembangunan Monorail Konsorsium BUMN, pembangunan pabrik sel surya serta proyek-proyek investasi lainnya selaras dengan MP3EI (Masterplan Program Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia) yang dicanangkan pemerintah.

 

Bagian Komunikasi Korporasi

PT Len Industri (Persero)