PERESMIAN CBI (COMPUTER BASED INTERLOCKING) STASIUN GUMILIR, CILACAP

Peresmian dilaksanakan oleh Bapak Letjen TNI (Purn) E.E Mangindaan, SE. Menteri Perhubungan RI, Bapak Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, MS. Menteri Riset dan Teknologi RI, dan Bapak Dahlan Iskan Menteri BUMN RI pada tanggal 19 Desember 2012.

Peresmian penggunaan teknologi Persinyalan Kereta Api ini diharapkan akan mempercepat akselerasi modernisasi dunia persinyalan kereta api di negeri ini,  tercapainya fail safe no compromise untuk keselamatan penumpang dan barang dalam perjalanan kereta api, juga peningkatan penguasaan teknologi oleh SDM dalam negeri untuk menghasilkan produk bertaraf internasional.

Dimulai dengan Interlocking system yang berbasis elektro mekanik yang di sebut SIL (Sistem Interloking Len)-01 kemudian SIL-02 yaitu Interlocking system berbasis PLC yang telah berhasil dikembangkan dan diaplikasikan pada berbagai jalur kereta api antara lain proyek double-double track Jakarta – Surabaya, dan yang akan di resmikan pada hari ini adalah SIL-03 yaitu interlocking system berbasis micro processor yang di sebut juga dengan CBI.

Pengembangan SIL-03 CBI ini melibatkan beberapa pihak : Kementrian Perhubungan sebagai fasilitator implementasi produk CBI, Kementrian Ristek sebagai fasilitator program dan insentif pengembangan CBI, ITB dan ITS sebagai konsultan software, BPPT sebagai validator, PT KAI sebagai pengguna, serta PT Len Industri (Persero) sebagai pelaksana dan pengembang.

Setelah CBI berjalan, secara paralel program dilanjutkan dengan pengembangan program Communication Based Train Control (CBTC) yang sudah mulai sejak tahun 2011 sampai 2014. Ini semua adalah untuk meneruskan program pengembangan di bidang persinyalan kereta api dalam rangka mendukung program pemerintah mencapai target perjalanan kereta api dengan Zero Accident.

 

Humas

PT Len Industri (Persero)