PT Len Bangun Pabrik Panel Surya di Karawang

Karawang – PT Len Industri (Persero) merencanakan pembangunan pabrik fotovoltaik atau modul panel surya berkapasitas 60 MWp pertahun. Berlokasi di Jalan Teluk Jambe, Kota Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, di atas lahan bekas pabrik tekstil milik PT Industri Sandang Nusantara (ISN) seluas 28 hektar.
Pabrik milik BUMN yang bergerak dalam bidang elektronik industri dan prasarana ini, diperkirakan selesai pada Juli 2012 konstruksi akan segera dimulai. “Tahap awal 2 hektar dulu untuk menampung mesin-mesin produksi. Selanjutnya akan kita tingkatkan kapasitasnya mencapai 350 MWp pertahun,” ungkap Direktur Utama PT Len Wahyudin Bagenda, di lokasi bekas pabrik PT ISN, Karawang, Rabu (11/4/2012).
Dalam kesempatan tersebut Wahyudin menjelaskan bahwa industri fotovoltaik Len sudah dimulai di Bandung dengan kapasitas 10 MW pertahun. Menggunakan teknologi kristalin silikon c-Si. Pertimbangan teknologi ini berdasarkan hasil studi kelayakan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dimana, pabrik sel surya kristal silikon (c-Si) dapat di lihat sebagai solusi awal yang tepat untuk membangun industri sel surya di Indonesia. Karena jenis sel c-Si banyak digunakan produsen sel dunia. “Pangsa pasar masih relatif luas, investasi murah, dan yang terpenting sudah ada prusahaan lokal yang sudah bergerak di hilir yaitu pada teknologi fotovoltaik,” ucapnya.
Secara bertahap kata dia industri akan diarahkan ke hulu, serta dapat mendorong kemandirian bahan baku. Karena menurutnya indonesia memiliki cadangan pasir silikon yang sangat besar, yaitu mencapai 17 miliar metrik ton. “Kita akan membuka kemitraan dalam pembangunan industri fotovoltaik ini,” ucapnya. Pembangunan pabrik di Karawang ini merupakan bagian dari rencana strategis Len membangun Len technopark di atas lahan 28 hektar tersebut. Di dalam kompleks pabrik seluas 28 ribu hektar itu akan berdiri pusat industri berbasis teknologi tinggi selain industri panel surya. “Seperti industri ICT, industri signaling kereta api, dan industri defence electronics,” pungkasnya. (hen/hen)
Sumber : www.finance.detik.com