Resmikan Kereta Bandara, Jokowi Gunakan Skytrain

Jakarta – Presiden Joko Widodo memulai tahun 2018 dengan meresmikan Kereta Bandara pada Selasa (2/01/2018) pagi. Berangkat dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Presiden Jokowi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Menteri BUMN Rini Sumarno dan rombongan menggunakan APMS (Automated People Mover System) atau yang di kenal dengan sebutan Skytrain.

Resmikan Kereta Bandara, Jokowi Gunakan Skytrain Karya Len Industri

Direktur Utama Len Industri Zaky Gamal Yasin mengatakan, “Presiden dan rombongan menggunakan Skytrain  menuju Integrated Building Terminal  dan lanjut menggunakan KA Bandara menuju stasiun Sudirman (BNI City). Skytrain berjalan pelan dengan kecepatan kurang lebih 10 kilometer per jam karena Presiden Jokowi sambil memantau kondisi kereta, rel dan infrastruktur Bandara Soekarno Hatta”.

 

Skytrain dioperasikan oleh PT Len Railways System (LRS), anak usaha dari BUMN PT Len Industri (Persero), mulai beroperasi pada 17 September 2017. Skytrain menggunakan 1 trainset yang terdiri dari 2 kereta dengan kapasitas total dapat menampung 176 penumpang. Moda ini digunakan untuk perpindahan penumpang pesawat atau pengunjung bandara dari Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3 dan Integrated Building Terminal. Sekarang ini sudah menggunakan 3 trainset yang terdiri dari 6 kereta dengan kapasitas 528 orang.

 

Pengadaan trainset Skytrain beserta teknologi di dalamnya disiapkan oleh PT Len Industri bersama Woojin asal Korsel. Nilai investasi yang dikeluarkan PT Angkasa Pura II (Persero) untuk pengadaan tersebut mencapai Rp 530 miliar. Adapun Skytrain ini dilengkapi sistem Automated Guideway Transit (AGT) dengan ban karet yang dilengkapi pengarah dan berpenggerak sendiri atau self propelled. Kecepatan operasi Skytrain ini dapat mencapai 60 km/jam.

Resmikan Kereta Bandara, Jokowi Gunakan Skytrain Karya Len Industri

 

“PT Len Industri (Persero) bangga dapat bersinergi dengan BUMN lain yakni PT Angkasa Pura 2 (Persero) dalam menghadirkan Skytrain ini sebagai pilot project  untuk penerapan APMS di bandara – bandara lainnya di Indonesia. Sedangkan untuk KA Bandara, PT Len Railway Systems mengerjakan persinyalannya mulai dari Stasiun Batu Ceper – Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. Kita mendapatkan kontrak pekerjaan ini sejak Februari 2016 untuk menyelesaikan jalur St. Batu Ceper – St. Basoetta.” tambah Zaky Gamal Yasin.

 

PT Len Industri (Persero) berperan secara keseluruhan dalam sistem persinyalannya, baik pada desain sistem, integrasi,  engineering, instalasi serta tes & commissioning hingga KA Bandara dapat berfungsi dengan baik. KA Bandara Soekarno-Hatta terdiri dari 10 trainset dengan kapasitas 33.000 penumpang setiap harinya. KA Bandara ini dilengkapi berbagai fasilitas yang ada di stasiun dan selama perjalanan. 1 (satu) trainset terdiri dari 6 kereta yang mampu mengangkut 272 penumpang.

 

Bagi masyarakat, kereta ini akan menjadi pilihan moda transportasi yang menarik untuk menjangkau Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang selama ini hanya bisa dijangkau oleh bus, taksi, dan mobil pribadi.

 

***

 

Tentang Len Industri

 

Didirikan sejak tahun 1965, LEN (Lembaga Elektroteknika Nasional) kemudian bertransformasi menjadi sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun 1991. Sejak saat itu, Len bukan lagi merupakan kepanjangan dari Lembaga Elektroteknika Nasional (LEN), tetapi telah menjadi sebuah entitas bisnis profesional dengan nama PT Len Industri.

 

Bidang Transportasi Perkeretaapian :

  • Len familiar dengan berbagai macam teknologi signalling system & equipment lebih dari 30 tahun
  • Len menempatkan keamanan dan kehandalan sebagai perhatian utama dalam pengembangan produk dengan moto “failsafe – no compromise”
  • Len telah membangun sistem persinyalan di 135 stasiun di seluruh Indonesia

Resmikan Kereta Bandara, Jokowi Gunakan Skytrain Karya Len Industri

Saat ini Len berada di bawah koordinasi Kementerian Negara BUMN dengan kepemilikan saham 100% oleh Pemerintah Republik Indonesia. Selama ini, Len telah mengembangkan bisnis dan produk-produk dalam bidang elektronika untuk industri dan prasarana, serta telah menunjukkan pengalaman dalam bidang :

 

  • Elektronika untuk pertahanan, baik darat, laut, maupun udara.
  • Sistem Persinyalan Kereta Api di berbagai jalur kereta api di Indonesia.
  • Sistem Elektronika Daya untuk kereta api listrik.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang telah terpasang diberbagai pelosok Indonesia.
  • Jaringan infrastruktur telekomunikasi yang telah terentang baik di kota besar maupun daerah terpencil.
  • Broadcasting, selama lebih dari 30 tahun, dengan ratusan Pemancar TV dan Radio yang telah terpasang di berbagai wilayah di Indonesia.

 

Salam,

Donny Gunawan
Manajer Komunikasi Korporasi
PT Len Industri (Persero)

Head Office :
Jl. Soekarno Hatta 442 Bandung 40254, Indonesia
Telp: +62-22-5202682 Fax: +62-22-5202695
Jakarta Office :
Jl. MT Haryono Kav 23 – Menara MTH, Lantai 17
Telp: +62-21-83782491