Wali Kota Resmikan Solar Tree di Alun-alun Bandung

Bandung (30/01/20) – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meresmikan dua unit solar tree yang dipasang di area Taman Alun-alun Bandung pada hari Kamis pagi (30/01). Solar tree merupakan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbentuk seperti pohon yang energi listriknya dapat dimanfaatkan untuk lampu penerangan dan charging peralatan elektronik tanpa listrik dari PLN.

 

Pemasangan solar tree atau pohon surya tersebut adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bandung dalam pemanfaatan energi matahari, salah satu energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Solar tree di Alun-alun Kota Bandung merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) PT Len Industri (Persero), bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung.

 

Oded menyampaikan dalam sambutannya, “Kalau bisa kita perbanyak di taman-taman, silahkan kerjasama dan dikembangkan dengan PT Len Industri. Memang kami ke depan punya program Bandung Ca’ang Baranang. Saya harap ke depan Bandung ini seperti di Makkah, Bandung malam seterang siang. Karena di Makkah baik  siang atau malam terang terus. Malam di sana terang karena lampunya di mana-mana, luar biasa. Harapan saya seperti itu,” tambahnya.

 

Direktur Keuangan & SDM Len, Priadi Ekatama S. juga menjelaskan, “Makin menurunnya cadangan energi fosil dunia menyebabkan kepindahan ke energi terbarukan adalah keharusan yang perlu disegerakan. Sangatlah wajar bagi Indonesia sebagai negara tropis yang berkelimpahan energi matahari untuk memanfaatkan sumber energi matahari. Semoga kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi warga Bandung dan sekitarnya, mari kita jaga dan rawat bersama fasilitas ini.”

 

Peresmian dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna, Direktur Pemasaran SEI Hadi Siswantoro, Sekretaris Perusahaan Len Atini Hasanah, serta GM Unit Bisnis Industri Len Yusup.

 

Hemat Lahan dan Ramah Lingkungan, Cocok untuk Perkotaan

 

Desain Solar Tree yang inovatif merupakan solusi ideal untuk perkembangan teknologi pembangkit energi yang ramah lingkungan di wilayah perkotaan yang selama ini cukup sulit dilakukan mengingat keterbatasan lahan. Solar Tree membuka jalan baru PLTS agar diterapkan dalam lingkungan perkotaan yang padat penduduk.

 

Masing-masing Solar Tree di Alun-alun Bandung memiliki spesifikasi teknis : 800 Watt (16 x 50Wp) panel surya, 8 tangkai, baterei 400Ah, tinggi 2,5–3 meter, diameter penyangga 2 meter, inverter 1.000 Watt (24Vdc), serta dilengkapi empat Lampu LED 20Watt dan 4 slot USB Charger.

 

Energi matahari yang diserap oleh panel surya Solar Tree akan dirubah menjadi energi listrik dan disimpan dalam baterai. Yang kemudian dari baterai dapat dimanfaatkan untuk lampu penerangan saat tidak ada sinar matahari, maupun untuk charging handphone saat kapanpun selama baterei masih terisi.

 

Potensi listrik energi surya dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai solusi penyediaan energi yang berkelanjutan/terbarukan. Sekaligus solusi dan sumbangan terhadap upaya mengatasi krisis energi dan perubahan iklim yang mengancam dunia.

 

Indonesia sebagai negari khatulistiwa, memiliki energi surya yang melimpah dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Kita bisa memanfaatkannya dengan optimal dan mengurangi ketergantungan pada BBM. Karena bahan bakar fosil tidak dapat terbarukan, dan sudah dipakai selama puluhan dekade sebagai sumber energi berbagai kebutuhan hidup. Ke depan, dipastikan bahan bakar fosil ini akan habis karena pemakaian yang terus menerus.

(**)